GERD Merupakan Penyakit Serius, Harus Diwaspadai !!!

278 View
GERD Merupakan Penyakit Serius, Harus Diwaspadai !!!

Gastroesophageal reflux disease, atau GERD, adalah gangguan pencernaan yang mempengaruhi cincin otot antara kerongkongan dan perut Anda. Cincin ini disebut sfingter esofagus bagian bawah (LES). Indikasi jika Anda memilikinya, Anda mungkin mengalami mulas atau gangguan pencernaan. Dokter berpikir bahwa beberapa orang mungkin memilikinya karena kondisi yang disebut hernia hiatus. Dalam kebanyakan kasus, Anda dapat meringankan gejala GERD Anda melalui perubahan pola makan dan gaya hidup. Tetapi beberapa orang mungkin memerlukan pengobatan atau operasi.

Penyebab GERD

Istilah “gastroesofageal” mengacu pada lambung dan kerongkongan. Refluks berarti mengalir kembali. Refluks gastroesofagus adalah ketika apa yang ada di perut Anda kembali ke kerongkongan Anda. Dalam pencernaan normal, LES Anda terbuka untuk memungkinkan makanan masuk ke perut Anda. Kemudian menutup untuk menghentikan makanan dan cairan asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan Anda. Refluks gastroesofageal terjadi ketika LES lemah atau rileks ketika tidak seharusnya. Ini memungkinkan isi lambung mengalir ke kerongkongan. GERD dapat didiagnosis ketika refluks asam lambung terjadi lebih dari dua kali seminggu atau menyebabkan peradangan di kerongkongan.

Berikut adalah beberapa penyebab GERD yang umum terjadi:

  • Asma

Lebih dari 75% penderita asma diyakini juga menderita GERD. Tidak ada yang benar-benar tahu apakah asma menjadi penyebab GERD, atau sebaliknya. Ada beberapa alasan mengapa kedua kondisi tersebut terkait satu sama lain. Pertama adalah bahwa batuk yang menyertai serangan asma dapat menyebabkan perubahan tekanan dada, yang dapat memicu refluks asam lambung. Lalu ada fakta bahwa obat asma tertentu dapat melebarkan saluran udara, mengendurkan sfingter esofagus bawah dan menyebabkan refluks asam lambung. Kedua, penyakit dapat memperburuk gejala yang lain. Mengobati GERD biasanya dapat membantu meredakan gejala asma juga.

  • Obesitas

Menjadi gemuk dapat meningkatkan tekanan pada lambung Anda, membuat gejala GERD lebih buruk. Hubungan yang tepat antara GERD dan obesitas tidak sepenuhnya dipahami, tetapi obesitas dianggap sebagai penyebab potensial dan faktor risiko untuk berkembangnya GERD.

  • Efek Samping Obat Obatan

Ada berbagai obat yang dapat memengaruhi risiko GERD dan memperburuk gejala. Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) termasuk aspirin, ibuprofen, dan naproxen dapat menimbulkan efek samping di saluran gastrointestinal (lambung dan usus) saat diminum. Obat-obatan ini biasanya dikaitkan dengan penyebab tukak lambung dan juga dapat memperburuk heartburn dan iritasi esofagus, mungkin dengan melemahkan atau merelaksasi sfingter esofagus bawah. Pada orang yang sudah menderita GERD, obat-obatan ini dapat meningkatkan keparahan gejala. Sementara pada orang yang tidak menderita GERD, penggunaan NSAID jangka panjang dapat berkontribusi untuk mengembangkan GERD

  • Merokok

Merokok atau menghirup asap rokok juga dianggap sebagai penyebab dan faktor risiko untuk mengembangkan GERD. Ada banyak cara merokok dapat menyebabkan heartburn, seperti mengurangi jumlah air liur yang Anda hasilkan, menyebabkan perut Anda kosong lebih lambat, dan memproduksi lebih banyak asam lambung.

  • Kehamilan

Peningkatan hormon estrogen dan progesteron selama kehamilan dapat mengendurkan sfingter esofagus wanita yang dapat memicu refluks asam lambung berulang. Ditambah lagi, perut wanita hamil yang membesar dapatt memberi lebih banyak tekanan pada lambung. Oleh karena itu, cukup normal bagi wanita hamil untuk mengalami heartburn akibat GERD.

Gejala GERD

Gejala GERD yang mudah dikenali adalah:

  • Nyeri dada
  • Heartburn atau rasa terbakar di dada
  • Asma
  • Bau mulut
  • Batuk kering terus menerus
  • Kesulitan Menelan
  • Kerusakan email gigi karena asam berlebih
  • Isi perut serasa kembali ke mulut

Jika Anda sering menderita kondisi yang dicurigai sebagai gejala GERD, penting untuk dapat berkonsultasi dengan dokter. Dokter bisa membantu Anda menemukan penyebab GERD Anda dan memberikan pengobatan terbaik.